Arsip untuk November, 2006

Silsilah Watak

Menurut Littauer, sifat dan watak manusia itu ada empat macam.
Pertama, Kolerik (ingin tampil ke depan, bersifat keras layaknya komandan
tempur ngebosi). Kedua, sanguinis (periang, hampir tak pernah kelihatan
susah namun pelupa dan selalu ingin mendapat perhatian orang lain).
Ketiga, melankolik (serius, sistematis dan selalu memikirkan sebuah
tindakan masak-masak sebelum melakukannya). Keempat, plegmatis (pasrah,
tidak suka bertengkar dan nurut saja mana yang paling mudah).

Nah ini cara sederhana memahami keempat watak dasar manusia itu :

KOLERIK
Kalau mengerjakan sesuatu maka seorang Kolerik akan menyelesaikannya
dengan caranya sendiri (My Way). Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada
manual sekalipun maka dia tidak suka menuruti manual tersebut. Pokoknya si
kolerik akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai tuntas. Syaratnya
harus dengan cara yang diyakininya benar bukan dengan cara orang lain.
Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan. Kolerik ini juga
senang ngatur orang lain, tetapi dia sendiri tidak suka kalau
dipaksa-paksa untuk melakukan sesuatu.

SANGUINIS
Bagaimana seorang Sanguin harus menyelesaikan pekerjaannya ? Ini susahnya.
Orang Sanguin ini orangnya gampangan. Cara dia menyelesaikan pekerjaannya
adalah dengan cara yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away). Bagi
dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka dia bisa-bisa tidak
ingat waktu.
Sayangnya, sang Sanguin ini terkesan bertele-tele karena ingin selalu
mencari celah-celah pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan.
Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan bahkan kerap melupakan
apa yang sudah dikerjakannya. Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung
menganggap remeh apapun yang dilakukannya. Sikapnya cenderung seenaknya.
Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol,
entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik perhatian orang atau
tingkah lakunya yang nyentrik. Si sanguin ini ibarat seorang anak yang
terkurung dalam tubuh orang dewasa.

MELANKOLIK
Nah ini dia tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis. Dalam
menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak melankolik akan memilih
cara terbaik (best way), bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka
dia akan mengikuti manual itu 100 % benar. Dia bekerja sangat tekun dan
serius, dan selalu menuntut hal yang sama terhadap anak buah atau
rekan-rekannya. Kalau ada yang melenceng sedikit dariĀ  kemauannya maka dia
akan murung dan muram sepanjang hari. Orang Melankolik ini cepat sekali
tersentuh perasaannya. Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu selalu
rapi dan charming.

PLEGMATIS
Nah ini dia manusia yang paling menyenangkan bagi semua orang. Orang
plegmatis ini nyaris tidak pernah marah. Senyumnya tulus. Hanya saja
seperti orang yang tidak punya ambisi. Orangnya damai, dan tidak suka
bertengkar. Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol di
keramaian. Seorang plegmatis akan menerima pendapat orang lain apapun itu,
meski belum tentu dia mengerjakannya. Kalau melakukan pekerjaan maka orang
plegmatis akan melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way).
Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.

Nah, dengan empat tipe tersebut, bagaimana anda mencocokkan sifat dan
karakter anda ? Juga orang-orang di sekitar anda ?

Menarik bukan ?

Komentar bertahan »

Wanita adalah salah satu bukti kebesaran Allah SWT, diantara berjuta-juta bukti yang lainnya. Bagaimana tidak, makhluk indah yang sering juga disebut dengan istilah perempuan atau betina (yang ini khusus untuk binatang) selalu menjadi bahan pembicaraan yang menarik, selalu dianggap sebagai sumber inspirasi seniman baik bagi seorang pelukis, penari sampai seorang sastrawan dan yang lebih unik lagi wanita selalu menyuburkan rasa iri yang memang sudah menjadi sifat manusia yang sangat manusiawi.

Pesona wanita sejak dulu hingga sekarang sebetulnya tidak pernah berkurang atau bertambah, hanya tentu saja pada jaman sekarang peranan wanita yang lebih bervariasi dalam pola kehidupan masyarakat, membuat wanita semakin menonjol untuk dibicarakan dan dibahas (terutama oleh kaum lelaki). Membicarakan wanita tidak bisa terlepas dari bentuk tubuh, seksualitas, serta intelektualitasnya. Nampaknya akan terlihat aneh apabila menggambarkan seorang wanita tanpa tambahan komentar khusus mengenai bentuk tubuh ataupun paras wajahnya. Walaupun begitu dari abad ke abad, dari jaman kecantikan khas Nefertiti (permaisuri raja Mesir “Fir’aun”) hingga jaman yang sering dianggap sebagai abad “Internet” ini, wanita selalu dianggap sebagai makhluk yang menyimpan berjuta misteri, terkadang terlihat menarik untuk diraih, namun sulit untuk ditaklukkan.

Dalam tulisan ini yang akan diuraikan adalah tipe-tipe wanita yang dianggap mempunyai kharisma dan ciri khas tertentu, sehingga sering dianggap sebagai simbol kecantikan yang berasal dari sekitar abad X hingga abad XIV Masehi. Namun tokh tetap relevan hingga saat ini.

Museum Mpu Tantular sesungguhnya perlu berbangga hati karena mempunyai 4 (empat) model atau tipe kecantikan wanita yang masing-masing mempunyai kekhasan sendiri-sendiri.

Yang pertama adalah kecantikan yang klasik, anggun, intelektual. Wanita tipe ini biasanya tidak mempunyai warna kecantikan yang amat menonjol, namun biasanya dari pancaran matanya serta gerak dan lekuk tubuhnya yang luwes dan penuh kelembutan akan memberikan ketenangan bagi yang berdekatan dengannya. Sehingga seolah-olah mereka digambarkan rapuh dan ringkih, padahal sebetulnya tidak begitu.

Tipe kecantikan yang kedua adalah kecantikan yang bersifat melindungi, memberikan ketenangan, rasa aman dan kasih seperti seorang ibu kepada anaknya. Tipe ini digambarkan sebagai seorang wanita yang lembut, dan biasanya juga tidak cantik sekali, namun wajahnya nampak sabar (santha) dengan pandangan mata teduh dan bentuk tubuh yang agak tambun, mempunyai buah dada yang besar, pinggul dan pinggang lebar namun menunjukkan adanya kekuatan. Di Museum Mpu Tantular tipe ini diwakili dengan patung Parwati. Parwati adalah sakti dewa Siwa. Dikenal sebagai simbol wanita yang benar-benar mempunyai seluruh syarat terbaik sebagai seorang wanita, ibu dan istri. Selain itu Parwati juga dianggap sebagai dewi lambang kesuburan, bersama-sama dengan Siwa, mereka berdua sering digambarkan sebagai yoni (simbol wanita) dan lingga (simbol laki- laki) yang nantinya akan melahirkan kekuatan, dan kelangsungan hidup manusia.

Kecantikan tipe yang ketiga adalah tipe yang sekarang biasa disebut agresif (dalam pengertian yang positif) mungkin sebagai gambaran watak dan sikap remaja-remaja kita saat ini, mereka tidak hanya mau menerima namun juga mampu untuk mengambil sikap dan tindakan yang tegas. Tipe ini memang sangat menarik untuk disimak, mereka selain digambarkan mempunyai bentuk badan dengan lekuk- lekuk yang sempurna (bak gitar Spanyol) luwes namun berotot juga seringkali digambarkan bersikap dinamis tanpa menunjukkan sikap kejam dan semena-mena, berwajah cantik, menunjukkan kecerdasan dari bentuk mata serta pandangannya dan menunjukkan kematangan jiwanya. Tipe seperti ini diwakili dengan patung Durga Mahisasuramardhini, walaupun dalam penggambarannya Durga disebutkan dalam adegan kemenangan setelah berhasil mengalahkan asura yang berubah bentuk seperti kerbau yang sangat besar. Namun yang menarik dalam adegan ini tidak digambarkan Durga sebagai wanita yang kejam dan berbadan kekar kelaki-lakian, sebaliknya Durga tetap digambarkan feminim, cantik dan menarik. Hal ini jelas tertuang dalam mitologi, bahwa untuk mengalahkan asura berupa kerbau jantan yang sangat besar tersebut memang dewa Siwa telah menciptakan seorang dewi yang sangat cantik dan penuh pesona, setelah wujud dewi tadi terbentuk barulah para dewa yang lain melengkapi dengan memberikan berbagai jenis senjata yang nantinya dapat digunakan oleh Durga dalam melawan Asura. Bahkan ada beberapa kitab yang menunjukkan bahwa badan Durga juga dibuat bersama-sama oleh para dewa dengan cara menyatukan kekuatan dalam masing-masing dewa, sehingga menghasilkan makhluk yang sangat cantik namun mempunyai kesaktian yang sangat tinggi pula. Mungkin maksud yang lebih dalam dari cerita ini bisa lebih kita sederhanakan, bahwa bagaimanapunjuga kekejaman (seseorang) akan bisa terkalahkan dengan sikap yang sebaliknya yaitu kelemahlembutan namun tetap memendam kekuatan.

Tipe yang terakhir atau keempat boleh dikatakan adalah tipe kecantikan yang serba kaku, keras kepala, menunjukkan ke-aku-an yang menonjol, bahkan dalam gerakannya terlihat keinginan untuk diperhatikan. Tipe ini juga nampak garang dan terkesan tidak bisa menyembunyikan apa yang tengah dialami, dan justru inilah daya tariknya. Tipe ini diwakili oleh patung Durga Mahesasuramardhini yang berasal dari candi Rimbi.

Komentar bertahan »

Menikah Saat Kuliah

Pertanyaan:
Saya masih kuliah semester 4,kedokteran dan sudah berhasrat untuk menikah, tapi yang jadi masalah kuliah saya masih lama dan kemungkinan untuk mencari nafkah belum ada bayangan.
Dan saya sudah merasa wajib untuk nikah.bagaimana solusinya?

Semarang, 19 Agustus 2002

——————————————————-

Jawaban:
Alhamdulillah washalatu wassalamu ‘alaa rasulillah wa ba’du :

Kalau seandainya anda merasa takut jatuh ke dalam maksiat. Maka solusinya adalah anda harus menikah, adapun kuliah atau tidak adanya bayang untuk mencari nafkah, bukan sebagai alasan, tapi itu hanyalah was-was syeitan. Begitu banyak orang menikah waktu kuliah, dan bahkan saya mengetahui salah seorang ikhwan juga di kuliah kedokteran, menikah dengan salah seorang akhwat yang sama-sama kuliah kedokteran juga, alhamdulillah mereka tidak mendapatkan problem. Selagi kita bisa berusaha Allah pasti akan membukakan pintu rezki, apalagi usaha anda untuk menikah demi menjaga agama anda, merupakan bentuk ketakwaan anda kepada Allah, dan Allah berfirman :
Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. (QS. 65:2-3)

Allah berfirman dalam surat annur :
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (kawin) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan.Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya.Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. 24:32)

Rasulallah bersabda : tiga golongan pasti Allah akan menolong mereka : orang yang menikah yang ingin menjaga kehormatan dirinya, budak yang ingin melunasi bayarannya, dan orang yang berjihad di jalan Allah. (HR. Tirmizi, An Nasai dan Ibnu Majah, hadits dihasankan oleh Syeikh Albani di kitab Shahih Al Jami’ jilid satu hal : 585.

Maka oleh karena itu janganlah ragu-ragu untuk melanjutkan niat anda yang baik ini. Kalau tidak anda melakukan puasa sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah dalam hadits : Barangsiapa yang belum mampu, maka puasalah, karena puasa itu bagi dirinya sebagai perisai (mengurangi nafsu syahwat). (H.R. Muttafaqun ‘alaihi).
Wallahu ‘alam.

Komentar bertahan »